Cerita, Buku dan Anak-anak

20160713_183157hafidz dan khodijah 

Setiap saya mengunjungi toko buku ataupun toko buku daring, saya selalu tertarik dengan buku anak-anak yang lucu. Buku yang mempunyai halaman per halamannya begitu tebal dan sampulnya jauh lebih tebal. Buku anak-anak yang didesain anti sobek bagi anak usia dibawha 5tahun.Harga yang dibandrol pun jauh lebih mahal dari buku termahal yang saya beli. Harga persatuannya berkisar diatas 70rb dan ada yang dijual per set dengan harga jutaan.

Bekennya kelas Parenting dihampir kelas langsung ataupun online membuat bisnis buku anak-anak dan sarana bermain yang mendidik jadi sangat menjanjikan. Karena keinginan orang tua yang menginginkan anaknya untuk akrab dengan buku dan senang membaca. hal ini membuat saya berpikir kembali, semahal itukah sekarang untuk membentuk anak gemar membaca.

saya menjadi mengulang kembali apa yang mebuat saya dulu jadi seperti sekarang, suka sekali dengan buku?? padahal dulu boro-boro beli buku mahal, buat beli susu aja udah syukur.

Saya mempunyai dua tempat favorit yaitu Masjid dan Perpustakaan( termasuk toko buku, apapun yg bnyak bukunya). Ya dua tempat yang wajib ada dirumah saya sekarang dan kelak. Ada musholla yang sebagai representasi masjid kecil dirumah yang membuat anggota keluarga berkumpul berjamaah bersama, itu yang membuat saya malas sholat sendiri dikamar karena musholla diruma telah ada dan dibuat papa sejak kami SD.

Perpustakaan atau yang tempat yang banyak bukunya menjadi ruang favorit saya belajar. Bau buku dari toko buku selalu membuat saya nyaman, saya jarang sekali menyetujui orang yang mau mengantarkan saya atau bareng beli ke toko buku disaat saya berniat hunting atau refreshing ditoko buku. Pasti saya akan berakhir dengan menyiksa mereka dengan menunggu berjam-jam. saya lebih nyaman berangkat sendiri tanpa ada beban dan yang ngomelin minta udahan. ya mungkin 3 jam udah paling minimal.

kembali pada kenapa saya begitu suka buku? saya juga baru memikirkannya hari ini setelah melihat perpustakaan anak seorg teman yang koleksi bukunya mungkin seharga 5 jutaan diusia belum genap 4th.Kalau diingat-ingat buku pertama saya waktu itu adalah ketika saya membongkar buku-buku waktu saya TK, saya menemukan buku kusam milik mama saya yang berjudul “Cinderella” bukunya sudah hampir terpisah2 dan akan di makan rayap ujungnya. Saya ingat buku itu hanya mempunyai sedikit ilustrasi dan penuh tulisan. karena saya sangat senang punya buku cinderella yang sangat terkenal ceritanya hingga sekarang. saya menyimpannya dan meminta mama membacakannya, hingga saya bisa membacanya sendiri.

Saya bukan anak-ank yang mendapat waktu penuh dengan orangtua, apalgi mama yang bisa menceritakan Bedtime Stories tiap malam. Mama yang harus mengurus adik saya juga yang saat itu masih bayi, selain itu beliau juga harus bekerja. Sewaktu adik saya sudah satu tahun, dan saya 4 tahun , kami ditidurkan bersama dan mama mulai bercerita hingga kami tidur. kegiatan Favorit saya sewaktu kecil adalah mendengar mama bercerita. ketika mama mau membersihkan telinga saya, saya mau asal dengan syarat dicritakan suatu crita. banyak kegiatan yang bersysarat dengan bercerita : memotong kuku, bersihin telinga, bersihin apapun lah.

Mungkin mama kuwalahan mengarang cerita waktu itu, karena saya selalu ingat kalau ada cerita yang diulang. pada awalnya mama menceritakan legenda-legenda Rakyat, lalu cerita kisah masa kecilnya, dan berakhir cerita2 horor, karena sangking gak ada ide “ini anak minta cerita melulu”. Nah dari cerita2 mama seperti kisah malin kundang, danau toba dll, itu memancing rasa penasaran saya waktu SD. Ketika saya sudah lancar membaca saya penasaran kisah lengkapnya, karena mama hanya menceritakan versi pendeknya , ya karena saya juga maklum, untuk seusia mama, pasti sudah lupa legenda rakyat segitu banyaknya.

Saya masih ingat saya akrab dengan perpustakaan adalah sedari SMP, karena saya ingat waktu SD saya sempat sedih kenapa SD saya tidak mempunyai perpustakaan. Ketika saya ingin mencari buku-buku legenda rakyat tersebut saya tidak bisa. apalah daya anak SD. tetapi saya menemukan cerita-cerita dalam buku-buku bahasa indonesia. Saya suka mengulang-ulang membaca cerita tersebut. alhamdulillah masih banyak jalan waktu itu untuk mendapatkan bacaan. Begitulah kira-kira kisah saya seteah mengingatnya.

Saya pernah mendengar seorang ustadz yang juga psikolog parenting ustadz Fauzil adhim berkata: kalau ingin membuat anak suka dengan buku, maka orangtuanya pun harus dilatih suka dengan buku. perkataan itu ada benarnya, karena darimana mama saya pnya bnyak cerita kalau tidak suka baca buku cerita dan nonton film. Darimana saya mempunyai buku cinderella pertama saya, ketika mama saya tidak suka ke perpustakaan untuk meminjamnya dan akhirnya lupa dikembalikan.

Anak memang peniru yang baik, apapun yang dilakukan orangtuanya akan terbiasa. palagi seorg ibu yang hampir 24jam bersama anak. mungkin kalau sekarang kualitas buku ibunya diupgrade, kualitas ceritanya diganti dengan kisah Para nabi dan Rasul. belajar tak perlu mahal, apalgi sudah terlanur mahal belum tentu dipelajari. hehe. semoga anak kita kelak menjadi generasi yang lebih baik bagi kita aamiin 🙂

 

Advertisements

4 thoughts on “Cerita, Buku dan Anak-anak

    1. Sist henny g pernh? Hahah enak bget lho didongengin, tapi g pke buku, dibacain aja langsung haahha..lg ad event ngayogbook dtogamas diskon 30% all item sist.. Cmn smpe mggu

      1. iya nggak pernah sekalipun didongengi. hiks. Oh yang togamas aku sudah beres pesen online. duitkuuuuu melayaaaanggg. tapi juga senang dapet buku diskonan. tapi duitkuuuuu 😥 kudu kerja lebih giat!

      2. Waduh sist jd riset soal sering dicritain bsa bkin suka buku trptahkan..lha henny aj g pernah d dongegin suka bku bget hha. .. Wah beli apa aj?? Aq juga eee melayang ki..dan bln ni umurx smpe 31 😭😭😭😭

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s