Terimakasih

#PosCintaTribu7e

Biasanya, diawal surat seseorang yang lama tidak berjumpa akan diawali dengan menanyakan kabar atau kalimat basa-basi yang terlampau basi. Akan tetapi kali ini aku tidak mau menanyakan kabarmu, sejujurnya karena aku tidak peduli lagi. hmm, tunggu mungkin “tidak peduli” rasanya terlalu kasar, mungkin tepatnya ‘aku sudah tahu kamu bahagia disana”, tidak perlu menegaskannya lagi.

Aku masih mengingat kejadian siang itu ketika  duduk santai sambil membuka instagram dan melihat-lihat  timeline. aku tak sengaja melihat akun teman kita. aku mulai melihat foto-foto yang dia unggah sambil scroll kebawah. aku menemukan fotomu yang diunggah sekitar 1,5 bulan yang lalu. kamu memakai baju putih dan tanganmu diapit oleh tangan wanita sebelahmu dengan baju yang serupa. Iya benar , itu foto pernikahanmu!!.

Aku kaget melihatnya, sudah hampir satu tahun lebih kita tidak bertemu. Dan entah sebulan sebelum aku melihat foto itu, aku sering teringat padamu, dan sering menyebutmu dalam do’aku. ahh! ternyata ini jawabannya, bodoh sekali aku telah ngarep sama suami orang. aku akan berbohong kalau aku bilang aku tidak sedih. Aku sangat sedih dan kaget, tetapi aku bersyukur tidak sampai 3 hari aku sudah bisa move on!!.

Kalau aku mengingat-ingat masa lalu kita, aku sangat banyak belajar darimu. Kamu selalu mengajarkan banyak kebaikan untuk selalu cinta Pada-NYA. Tak khayal memang ketika alasanku menyukaimu karena dengan melihatmu aku selalu mengingat-NYA, dan ketika kamu ditakdirkan bukan untukku, kesedihan ini lekas dihapus-NYA dari hatiku.

Aku akui aku yang bersalah waktu itu melepasmu begitu saja. Aku yang mengucapkan dengan jelas ” Jangan menungguku, karena kita tidak tahu bagaimana takdir kita esok hari” Tetapi dalam hati berkata sebaliknya.Mungkin itu kamu tafsirkan sebagai penolakan. Aku mengatakannya, karena aku tidak mau terlalu egois dan ketika itu kamu akn pergi kembali ke kotamu untuk melanjutkan meniti impianmu. Tetapi lagi-lagi semua kata-kata yang keluar, perbuatan yang dilakukan, dan kejadian yang terjadi adalah takdirnya yang menutun kita saling menjauh karena kita tak ditakdirkan bersama.

Aku ingin berterima kasih karena dengan mengenalmu, aku bisa setidaknya mengenal sosok baik yang selalu semangat membuat lingkungannya menjadi lebih baik.

Terimakasih telah memberikan efek positif selama ini.
Terimakasih kamu memilih wanita yang tidak aku kenal.
Terimakasih tidak mengundangku di hari pernikahanmu.
Terimakasih  kamu tidak mengupload foto dan apapun tentang pernikahanmu.
Terimakasih telah pernah menjadi sosok yang sering membantuku.

Tidak aku tidak menyesal, dan beranda-andai, seandainya waktu itu aku langsung berkata “ya”. Aku juga tidak menyesal mengenalmu dan melalui proses ini.Semoga kamu bahagia bersamanya dan mencapai sakinah dan rahmah aamiin.

*posusratcintaharike6

#PosCintaTribu7e

terimakasih,

ceri

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s