World Cancer Day

#weekendjournal #worldcancerday #malioboro #yogya

dscf1802

Hari sabtu yang berharga kali ini, saya habiskan dengan menemani teman kos saya ke Ramai Mall yang terletak di jalan Malioboro. Tujuan pergi kali ini adalah membelikan cashing handphone untuk ibunya. Berangkatlah kami ke jalan Malioboro dan memutuskan parkir di Maliorboro mall. Oiya , ini adalah salah satu tips untuk teman pembaca yang ingin berwisata di Malioboro tanpa berjalan jauh dan bingung parkir dimana karena membawa kendaraan pribadi. Parkiran di Jl.Abu bakar ali jika dirasa terlalu jauh, teman-teman bisa  memilih parkiran di tengah-tengah yaitu di Malioboro Mall dan di akhir di parkiran pasar Beringharjo.

Sesampainya di parkiran kami langsung menuju jalan keluar Mall. Beberapa wanita berseragam warna biru muda dengan bertuliskan “World Cancer Day” berdiri didepan pintu mall. Mereka membagikan Brosur dan pin (seperti gambar diatas). Mereka terdiri dari ibu-ibu dan ada yang remaja. Paling banyak terlihat adalah wanita, mungkin saja yang lelaki masih melakukan gerakan ditempat umum lainnya.

Seorang relawan memanggil kami dan memberikan brosur serta memberikan beberapa informasi bahwa ada konsultasi di lantai atas dengan salah satu dokter dari RS Sardjito. Ibu relawan tersebut menekankan pada kami agar sangat perhatian dengan kanker ini, karena penyakit ini sangat sering menyerang wanita. “jangan lupa setiap bulan tes mamografi dan kalau sudah menikah tes papsmear…jangan takut ya nak,, lebih baik deteksi dari dini, kalau takut konsultasi ibu akan temani” tegas ibu relawan. Ibu relawan memberikan kami pin yang dipakainya dan mengambil pin yang dipakai temannya ” ini ya ambil aja, ibu bisa ambil lagi nanti” sambil tersenyum. Kami membalas dengan senyum dan pamit untuk menuju ramai mall yaitu tujuan utama kami.

saya berjalan sambil memikirkan kejadian tadi #halah, di jalanan Malioboro yang kini ramah pedestrian, dengan trotoar yang lebar. Bangku cantik yang menghiasi setiap jalanannya tak kalah dengan jalanan di singapura #katanya. Banyak sekali wisatawan yang duduk beristirahat dan berfoto.Saya memikirkan tentang kesan respon awal saya ketika ibu relawan mendekat.Saya dan teman saya seakan ingin segera mengakhiri , karena kami mengira ibu tersebut akan meminta kami untuk memberikan donasi. Akan tetapi, setelah saya mendengar penjelasan ibunya yang tulus dan menekankan tindakan pencegahan yang harus kami lakukan, disitu saya mulai mendekat dan tersenyum mendengar informasinya. Duh !! gitu amat ya saya alergi ama peminta donasi.Sebenarnya sebelumnya ada pengalaman donasi yang agak maksa *alasan banget deh cer* tetapi dengan dikasih voucher makan di berbagai resto dengan nilai 300 ribu atau 500ribu tetapi dengan donasi 100ribu, dan saya bilang gak bawa uang cash , mau dianterin ke atm dlu sama orangnya.

Setelah kejadian itu saya merasa, pelit banget ya saya kayak gini. Mau sedekah aja mikirnya ribuan kali.

Pemikiran ini sesungguhnya dipicu dengan kejadian seminggu lalu, ketika ada seorang wanita mengendarai motor matic disebelah saya. Wanita alias mbak-mbak itu menghentikan saya ketika saya sengan mngendarai motor ketika mau pulang menuju kos. si Mbak bilang kalau ingin tanya, saya kira ya tanya jalan, katanya mau ke Wates. Ternyata si mbak mau minta uang untuk membeli bensin. Uang di dompet saya hanya 20rb sebenarnya cukup kalau mau isi bensin dengan isi tank hampir penuh. Tetapi si mbak menolak dan selanjutny saya minta maaf dan melanjutkan perjalanan. di perjalanan lagi2 mikir, jahat bget ya aku?? gimana kalau si mbak ini beneran kehabisan duit. Akhirnya saya memutuskan kembali muterin jalan yang tadi 3 kali dan nungguin pom terdekat, dan hasilnya nihil.

Akibat banyak modus penipuan yang sering diberitakan , saya jadi berpikir seribu kali untuk menolong orang tidak dikenal. Beberapa modus penipuan yang berakibat fatal bagi korban menjadi pertimbangan juga. Terkadang, saya sangat mengutuk pelaku penipuan dan modus yang tidak segan melukai hingga luka parah korban, karena jika ada orang yang benar-benar membutuhkan bantuan akan mengalami kesulitan untuk memperoleh bantuan. akan tetapi saya sadar, ya beginilah keadaannya .

“jangan mengutuk hujan, tetapi tetaplah berjalan dengan menggunakan payung”

Tindakan yang sia-sia jika saya akan selalu curiga dan waspada, yang akan membuat saya semakin bersalah karena kepekaan saya menolong orang akan pupus seiring berjalannya kewaspadaan saya yang berlebihan. Ya saat ini saya memutuskan untuk memberikan seadanya yang saya mampu tanpa capek memikirkan apakah itu penipuan atau bukan. Selama mereka tidak mengajak saya ke ATM atau tindakan yang mencurigakan. Terkadang banyak yang memanfaatkan seperti nenek  yang menjual dagangannya dengan harga fantastis. Dagangan yang seharusnya cuman 5000 dijual 20.000 karena hitsnya pemberitahuan di sosmed “tolong beli dagangan nenek ini” bla..bla.

Saya harus tetap memutuskan memberikannya entah untuk pengemis yang masih kekar yang seharusnya bekerja, atau pengamen yang hanya membawa radio kecil tanpa mngeluarkan suara. Saya berpikir saya harus tetap bersyukur karena saya telah diberikanNYA anugerah pemikiran untuk tetap berusaha, bekerja dan pemahaman pengetahuan. Meskipun sebagian orang berpendapat tindakan ini tidak mendidik mereka, karena itu akan jadi profesi. Tetapi ya sudahlah saya lebih tidak tahan saya tidak bisa menolong orang tersebut dan saya juga belum mampu memberikan tindakan yang mendidik atau memberikan lapangan pekerjaan yang layak. Sejauh ini saya rasa masih itu yang bisa saya lakukan. seperti seorang ustadz yang pernah berkata saat kajian yang pernah saya ikuti:

“ngasih seribu dua ribu jaa kok ya masih dipikirin itu penipuan atau bener-bener dy miskin atau enggak. yang jelas kita memberikan karena dia meminta.”

Ya begitulah cerita yang saya bisa bagi kali ini :P. Semga bermanfaat untuk teman pembaca yang sudi mebaca :P.

Biar sesuai ama judulnya tetap hati-hati ya sist dengan bahaya kanker ini, jangan takut melakukan pemerikasaan dini untuk masadepan yang lebih baik. Be Aware Be healthy #WorldCancerDay

with love

ceri

 

 

Advertisements

2 thoughts on “World Cancer Day

    1. Hahaha kajian dlu bget di muspung ugm. Eh iya ya ni judulx menipu bgg juga mw ngasih judul ap haha.. Mind mappingx perlu dilatih lagi ini 😢

      Btw movie challenge apaan it? Ad lombanya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s